Tampilkan postingan dengan label psb. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label psb. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Agustus 2017

Pogram Pendidikan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi


PROGRAM PENDIDIKAN





"Pada dasarnya Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi, adalah
Pondok Pesantren salafiyah yang ingin mencetak kader-kader pemimpin islam yang berasaskan Ahlus Sunah Wal Jamaah Nahdhotul Ulama' dan menjauhkan dari faham-faham radikalisme"

A. Pendidikan Formal
       1.
SMP Islam Terpadu Al Alawi Purwodadi
       2.
SMK Islam Terpadu Al Alawi Purwodadi

Gedung SMP & SMK IT Al Alawi Purwodadi

Gedung SMP & SMK IT Al Alawi Purwodadi

B. Pendidikan Non Formal

      1.
Madrasah Ibtidaiyah (Madrasah Diniyah Awaliyah)




A. Target

  • Hafal Al-Qur’an Juz 30
    Hafal Nadhom Imrity
    Hafal Nadhom Qowa'idus Shorfiyah 1
    Hafal Nadhom Qowa'idus Shorfiyah 2
    Hafal Nadhom Durotul Yatimah
  • Hafal Hadits Arba’in Nawawi
  • Memahami dan menguasai Ilmu Syar’iyyah dasar yang terpenting, diantaranya: Tauhid, Fiqih, dan Hadits
  • Memahami dan menguasai Bahasa Arab tingkat dasar
  • Mengerti beberapa ilmu pengetahuan umum
  • Menguasai doa dan praktek ibadah dengan benar
B. Ijazah

Mendapatkan ijazah khusus pesantren.


2.
Madrasah Tsanawiyah (Madrasah Diniyah Wustho)




A.
Target


  • Hafalan Nadhom Alfiyah (1000 Nadhom)
  • Memahami dan menguasai pelajaran Ilmu Syar’iyyah tingkat menengah yang meliputi: Aqidah, Tafsir, Hadits, Fiqih, dll
  • Memahami dan menguasai Bahasa Arab tingkat menengah
  • Menguasai doa dan praktek ibadah dengan benar
  • Mengerti beberapa mata pelajaran umum penunjang seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS
B.
Ijazah


Mendapatkan ijazah khusus pesantren, yang bisa di pergunakan untuk mendaftar di Universitas.


3.
Madrasah Aliyah (Madrasah Diniyah Ulya)




A.
Target


  • Hafalan Nadhom Jawahirul Maknun
  • Hafal hadits-hadits ahkam dan umum
  • Memahami dan menguasai pelajaran Ilmu Syar’iyyah tingkat menengah atas yang meliputi : Aqidah, Tafsir, Hadits, Fiqih, dll
  • Memahami dan menguasai bahasa arab tingkat menengah atas
  • Menguasai doa dan praktek ibadah secara benar dan lebih sempurna dengan dalil-dalilnya.
  • Menguasai ilmu-ilmu alat seperti Nahwu, Sharaf, Usul Fiqih dasar, Musthalah hadits, dll.
B.
Ijazah


Mendapatkan ijazah khusus pesantren, yang bisa di pergunakan untuk mendaftar di Universitas.

FASILITAS
  • 1 Masjid Al- Musawa
  • Ruang Belajar (Kelas)
  • Asrama & Kamar Mandi Santr.
  • Perpustakaan
  • Laboratorium Komputer
  • Perkantoran
  • Dapur Umum
  • Ruang Makan Santri
  • Ruang Kesehatan
  • Sarana Olah Raga
  • Dan Lain-Lain

Senin, 31 Juli 2017

"MAYORAN" tradisi unik Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi



Pondok pesantren memiliki tradisi yang mungkin tidak bisa ditemukan di tempat lainya, di antaranya adalah, sowan kyai, ngerowot, jajan, setoran,sorogan dan makan bareng.
Tradisi makan bareng di pondok pesantren memiliki nama yang berbeda tergantung daerah mana pondok itu berasal. Didunia pondok pesantren khususnya pondok salaf, mayoran adalah tradisi makan bersama yang biasa digelar pada hari-hari libur, misalnya malam jum'at atau ketika penutupan kegiatan pondok pesantren saat ujian semester telah berakhir.

Hal ini juga terjadi di pondok Pesantren Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi. Dimana tradisi makan bersama ini terjadi bukan hanya dalam ruangan, tapi juga sampai di ruang terbuka. Tradisi ini memang terjadi hampir di semua pesantren. Dikutip dari laman alasantri, pada umumnya mayoran digelar oleh sekawanan santri yang tinggal di kamar/asrama yang sama. Mereka bermusyawarah untuk menentukan menu, besaran uang iuran dan tugas yang dilakukan oleh masing-masing personel. Dimulai dari belanja bahan makanan yang akan dimasak,dan tentu saja tugas memasak. 


Terlihat sederhana tapi bermakna
Makan bareng ala anak pesantren ini tidak pernah pilih-pilih soal menu makanan dan minuman, karena tujuannya hanyalah kebersamaan. Malah pada umumnya kegiatan makan bersama ini memilih menu yang sederhana, seperti sayur kangkung atau pecel terong. Kendati demikian ada juga sekawanan santri yang memilih menu sedikit istimewa, misalnya ayam, lele dan daging. Namun menu istimewa ini umumnya hanya dimasak saat tasyakuran kelulusan atau kenaikan kelas. Meskipun menu yang dimasak sangat sederhana dan kokinya adalah koki dadakan, namun santri tetap makan dengan sangat lahap sampai jarang ada makanan yang tersisa. Mereka merasakan kenikmatan hidangan bukan dari sayur atau lauknya, melainkan dari kebersamaannya. 

Hal ini menjadi semacam pesta paling mewah di pondok pesantren. Walaupun terlihat hanya sekedar ngumpul bareng untuk makan bersama, kegiatan mayoran ini memiliki banyak manfaat untuk para santri. Diantaranya: 
1. Melepas kepenatan Dalam keseharianya para santri selalu memiliki aktifitas yang padat sehingga dituntut untuk disiplin mengatur waktu. Nah dengan menggelar mayoran setelah acara makan-makan selesai, santri bisa melepas kepenatan bersama teman-temanya, tertawa, bercanda, bercerita tentang kejadian-kejadian lucu di sekolah dan sebagainya. 
2. Meningkatkan kesederhanaan , Mayoran yang di lakukan dengan memasak menu makan dan minum seadanya mengajarkan santri akan pentingnya hidup dalam kesederhanaan. Makan bareng ala pesantren tidak mengenal istilah potong tumpeng, kalaupun ada paling-paling hanya memotong mendoan. Itulah kenapa kita tidak pernah mendengar ada tawuran santri antar pondok pesantren. 
3. Mengajarkan betapa indah kebersamaan Mayoran merupakan pelengkap dari kebersamaan yang ada di pondok pesantren, seperti ro'an bersama, belajar bersama, tidur bersama dsb.

Dengan mayoran santri akan belajar untuk mencintai kerukunan dan kesederhanaan. Itulah kenapa kita tidak pernah mendengar ada tawuran santri antar pondok pesantren. Seiring perkembangan zaman, mayoran bukan lagi cuma milik komunitas santri. Namun kegiatan semacam ini diyakini berasal dari pondok pesantren, dengan bukti bahwa golongan pesantren, adalah golongan yang paling sering menggelar acara tersebut.
A.ajha

Video Khoul Al Habib Muhammad Sahli Tahun 2017



 

SUASANA MENJELANG HAUL PP HIDAYATUL MUBTADIIN GENUKSURAN PURWODADI 2017 BERSAMA KH. MARZUKI MUSTAMAR

01 MAULID SIMTHUDDUROR Group Hadroh Kanzus Sholawat bersama YIK FAQIH 1

02 MAULID SIMTHUDDUROR Group Hadroh Kanzus Sholawat bersama YIK FAQIH 1

03 MAULID SIMTHUDDUROR Group Hadroh Kanzus Sholawat bersama YIK FAQIH 1

04 MAULID SIMTHUDDUROR Group Hadroh Kanzus Sholawat bersama YIK FAQIH 1 

PENGAJIAN KH. MARZUKI MUSTAMAR Dari Malang (HAUL M2PHM 2017) Part 1 

PENGAJIAN KH. MARZUKI MUSTAMAR Dari Malang (HAUL M2PHM 2017) Part 2

 
Abah Yai Habib Ahmad Wan fadlil sahli foto bersama dengan KH. Marzuki Mustamar dari Malang

Keluarga KH. Marzuki Mustamar foto bersama dengan Bu Nyai Umi Kalsum

Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi Kembangkan Beragam Unit Usaha



Menjadi santri di pondok pesantren sering dibayangkan hanya berkutat dengan ilmu agama dan kegiatan mengaji dari pagi hingga malam hari.

Namun di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi, para santri tidak hanya diajari mengaji ataupun belajar ilmu agama, sebaliknya mereka dibina dengan kemampuan usaha kecil menengah. mulai ternak, pertanian bahkan sampai usaha digital printing.

Di Pesantren yang didirikan oleh Habib Ahmad Wan fadlil sahli Azmatkhon Al Husyaini ini, total ada sekitar kurang lebih 300 santri yang menimba ilmu. Terdiri atas 100 santriwati dan 200 santriwan. Ribuan santri itulah yang kemudian menggerakkan roda ekonomi pesantren dengan memanfaatkan koperasi pesantren yang didirikan bersamaan dengan berdirinya ponpes. 

Dalam bidang usaha tersebut, pihak pondok mempercayakan pada santri dibantu warga sekitar. Dalam setiap bidang usaha yang dijalankan, selalu memberdayakan santri, alumni, maupun warga sekitar. Dan Keuntungan dari usaha tersebut digunakan untuk operasional Pondok dan Yayasan

Selain peternakan, bidang usaha pertanian juga dirambah oleh pihak pondok. diantaranya budidaya bawang merah, cabe, kacang hijau dan saat ini mengembangkan padi organik. Saat ini hasil panen dari pertanian dikonsumsi di internal pondok,dan dijual dilingkungan sekitar pondok.

Tidak cukup sampai disitu, pihak pondok juga memiliki PAMPP (Perusahaan Air Minum Pondok Pesantren) Makmur Jaya , dari situ semua santri memenuhi kebutuhan minum, masak, dan mandi,dll, tidak cuma santri, warga sekitar pondok juga memanfaatkan PAMPP dengan tarif murah, yaitu sebesar Rp. 3.000 M3.


Usaha lainnya yang sejak awal juga dirambah adalah koperasi pondok pesantren (kopontren). Selain simpan pinjam, di koperasi tersebut juga digerakkan unit usaha lainnya. Seperti toko yang menjual segala kebutuhan santri, percetakan, foto kopi dan ATK (alat tulis kantor), jual beli kitab sampai kantin pondok.



Saat ini pihak pondok juga mulai merambah bidang usaha lain yakni digital printing. Kebetulan sampai saat ini sudah memiliki mesin cetak indoor & outdoor sendiri. bahkan mulai bersaing dengan usaha digital printing lain di Kab. Grobogan yang lebih dulu berdirinya.

Segala unit usaha yang ada di dalam pondok juga memberdayakan santri . Yang intinya digunakan untuk kemajuan pondok pesantren. Prinsipnya dari santri kembali ke santri.

Galeri

Papan Nama Pon-Pes
Santri Selalu Diajarkan untuk mengantri.

Habib Ahmad Wan Fadlil & Habib Umar Muthohar
Acara Lomba Akhirusanah

Acara Lomba Akhirusanah

Absensi Jama'ah berbasis Finger Print

Acara Khithobah Malam Jum'at

Acara Khithobah Malam Jum'at

Foto Gedung Pon-Pes


Foto Gedung Pon-Pes

Haflah Akhirussanah

Haflah Akhirussanah

Santunan Yatim Piatu

Jalan sehat

Jalan sehat
Koperasi Pondok
Foto Gedung Pon-Pes

Kegiatan Qurban

Kegiatan Qurban

Mesin cetak Outdoor

Mesin cetak Indoor

Mesin cetak Indoor

Mesin fotocopy pondok

PAM Makmur Jaya

Kamis, 15 September 2016

Hari Raya Idul Adha Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Genuksuran Purwodadi 2016

 
           Hari raya Idhul Adha pastinya identik dengan Qurban, begitulah yang juga dilaksanakan oleh pondok pesantren M2PHM mengadakan acara penyembelihan hewan qurban yang dilaksakan setelah shalat I’ed, sekitar pukul 08:00 WIB.
          Penyembelihan hewan Qurban ini dihadiri oleh pengasuh pondok pesantren, santri serta oleh masyarakat sekitar masjid Al- Musawa.
          Pemotongan hewan Qurban oleh santri dan juga msyarakat yang kemudian dibagikan kepada masyrakat disekitar lingkungan pondok pesantren M2PHM Genuksuran Purwodadi. Dan Acara penyembelihan dan pemotongan hewan Qurban berlangsung dengan lancar.
         Dalam kegiatan ini secara tidak langsung santri diajarkan bagaimana menyembelih hewan kurban, membagikan daging kurban.
         Dalam kegiatan tersebut terlihat santri dan masyrakat ikut andil dalam pemotongan hewan Qurban jadi secara tidak langsung hari raya Idhul adha ini merupakan salah satu bentuk kegiatan sosial antara santri dan masyarakat.


Foto Kegiatan Korban 2016